"Ki Brojo" Waspada akan datangnya awan hitam di tahun 2024

Tangerang- Merakcyber.com,- Untung tak dapat diraih malang tak bisa ditolak itu merupakan sepenggal pepatah yang dikatakan seorang Spiritualis yang biasa dosebut Ki Brojo atau  yang bernama asli Harry Wibowo saat ditemui awak media dikediamanya di wilayah Rajeg Tangerang belum lama ini.

Pada kesempatan itu Ki Brojo menyampaikan pesan agar setiap dari kita untuk lebih bisa waspada di tahun 2024  hal ini disebabkan akan adanya banyak bencana alam yang kemungkinan besar akan terjadi dan juga perlu waspada akan banyaknya para pengabdi setan yang akan bermunculan dan memainkan peran penting di masyarakat.

Sebagai seorang spiritualis Ki Brojo mengatakan bahwa apa yang disampaikan ini merupakan wangsit yang didapatkanya melalui pesan pesan ghoib serta pesan alam yang mungkin bagi sebagian orang merupakan hal yang mengada ada namun bagi sebagian yang mempercayai tentunya memiliki pandangan yang juga berbeda pula.


"Yang saya sampaikan ini hanyalah sebuah ramalan yang saya dapat dari Hening atau menyatukan diri dengan alam dan Tuhan". kata Ki Brojo.

Lebih jauh Ki Brojo mengatakan bahwa dirinya melihat adanya kabut hitam yang akan datang dan itu berasal dari wilayah barat daya dan biasanya penglihatan semacam itu menggambarkan akan datangnya sebuah bencana baik itu bencana di darat , maupun bencana dilautan jelas Ki Brojo.


Selain itu Ki Brojo juga menjelaskan akan datangnya para pengabdi setan yang akan membawa kita pada kesesatan, waspada dan waspada hanya itu yang bisa kita lakukan , jelasnya.


"Akan banyak orang orang yang akan tertipu oleh manusia pengabdi setan dengan jalan penyesatan dengan bertopeng agama, bertopeng rasa kemanusian namun semua itu hanyalah semu dan hanya bertujuan menipu belaka". lanjutnya.


Selain berpesan tentang akan datangnya bencana ki Brojo juga berpesan untuk lebih menjaga tali persauadaraan sesama bangsa Indonesia hal ini untuk menjaga agar kita bisa legowo dengan apa yang akan terjadi.


"Sikap yang harus kita jaga di 2024 ini tentunya tetap menjaga kerukunan baik kerukunan sesama umat beragama dan utamanya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," tutup ki Brojo 

(red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama