Purworejo, Merakcybrr.com,- Masyarakat Purworejo resah dengan maraknya aktivitas perjudian jenis dadu kopyok dan sabung ayam yang berlangsung terbuka di wilayah hukum Purworejo. Aktivitas ilegal tersebut diduga mendapat bekingan dari oknum anggota TNI yang bertugas di Kodim 0708 Purworejo.
Berdasarkan aduan warga, tim jurnalis melakukan penelusuran lapangan pada Sabtu (30/8/2025). Dari hasil investigasi, ditemukan lokasi perjudian di wilayah Boro Kulon, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Di lokasi itu, terlihat aktivitas perjudian dadu kopyok dan sabung ayam berjalan secara terang-terangan.
Sejumlah pengunjung yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa ada oknum anggota TNI yang disebut-sebut menguasai area tersebut. Oknum berinisial AJS diduga membekingi arena dadu kopyok, sementara oknum berinisial BWO diduga menguasai arena sabung ayam. Keduanya disebut merupakan anggota Kodim 0708 Purworejo.
Menurut keterangan warga, arena perjudian tersebut biasanya ramai pada hari Sabtu, Minggu, dan Senin. Sementara pada hari Selasa, aktivitas dihentikan, sedangkan pada hari Rabu hingga Jumat tetap dibuka meski tidak seramai akhir pekan.
Masyarakat menilai keberadaan arena perjudian itu sangat meresahkan, terlebih Purworejo selama ini dikenal sebagai Kota Santri. Warga pun meminta aparat berwenang segera membubarkan praktik perjudian tersebut karena melanggar hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.
Diketahui, Panglima TNI sebelumnya telah mengeluarkan peringatan keras pada 20 Maret 2025 yang menegaskan larangan bagi seluruh prajurit TNI untuk terlibat dalam praktik perjudian, backing aktivitas ilegal logging, maupun illegal mining. Namun, dugaan keterlibatan oknum anggota TNI di Purworejo ini dinilai mencoreng institusi dan terkesan kebal hukum.
Masyarakat dan kalangan media berharap agar kasus ini mendapat atensi khusus dari jajaran TNI, mulai dari tingkat Kodim, Korem, Kodam hingga Mabes TNI, guna menindak tegas oknum yang terlibat.
Redaksi: Oky pujianto.
Posting Komentar